Setelah bZ4X dan C-HR+, Toyota Siapkan Yaris Listrik

Muhamad Fadli Ramadan
Setelah bZ4X dan C-HR+, Toyota tengah membangun prototipe Yaris listrk sebelum memproduksinya secara massal. (Foto: Japanese Spec/Carscoops)

Toyota bisa lebih leluasa untuk menunda produksi Yarus listrik demi mengoptimalkan biaya riset dan pengembangan (R&D). Apabila cocok, maka platform tersebut akan dipertimbangkan untuk Yaris listrik.

Meski tak akan meluncur dalam waktu dekat, Toyota memastikan mobil listriknya di masa depan tetap akan mempertahankan nama-nama ikonik. Ini berarti Yaris listrik kemungkinan besar tetap akan menggunakan nama "Yaris" saat resmi diluncurkan. 

Toyota Yaris terbukti cukup populer sejak hadir pada 1999 di pasar Jepang. Model generasi keempat diperkenalkan pada 2019, dan mengalami sedikit perubahan tampilan pada 2024. 

Di Eropa dan Inggris, Yaris kini ditawarkan secara eksklusif dengan mesin hybrid pengisian daya otomatis, meskipun varian bensin masih tersedia di Jepang.

Selain Yaris dan Yaris Cross, keluarga ini juga mencakup hot hatch GR Yaris yang merupakan mobil reli. Meskipun menggunakan sasis khusus dengan elemen dari Corolla yang lebih besar.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 jam lalu

Baru 2 Pekan, Wuling Ungkap Aira ev Bukukan Lebih dari 3.500 SPK

5 hari lalu

Toyota Catat Penjualan Hybrid EV di GIIAS 2026 Naik Hampir 2 Kali Lipat, Produk Lokal Mendominasi

6 hari lalu

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia Melonjak, Toyota Kuasai 65 Persen Pasar Hybrid EV

9 hari lalu

Mengaspal di GIIAS 2026, Intip Fitur pada Changan Nevo Q05

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal