JAKARTA, iNews.id – Produsen mobil mewah asal Inggris, Bentley, bersiap memasuki era elektrifikasi dengan meluncurkan kendaraan listrik (EV) pertamanya pada akhir tahun ini. Model anyar tersebut berupa SUV ukuran menengah yang diperkirakan bernama Barnato dan akan diposisikan di bawah Bentley Bentayga.
Kehadiran SUV listrik ini menjadi langkah strategis Bentley dalam memperluas lini elektrifikasinya. Rencananya, kendaraan tersebut akan mulai masuk pasar Amerika Serikat pada 2027, sekaligus menjadi model kedua SUV di jajaran mereka.
Menariknya, transformasi menuju mobil listrik tak hanya terjadi pada kendaraan, tetapi juga menyentuh proses produksi. Di pabrik Crewe, Inggris, Bentley melakukan perubahan unik dengan menghadirkan pakaian kerja baru bagi karyawan yang bertugas di area sensitif listrik statis.
Seragam ini dirancang khusus menggunakan serat karbon dalam konstruksinya. Namun, bukan untuk tujuan mengurangi bobot, melainkan untuk menghilangkan listrik statis yang berpotensi mengganggu proses perakitan kendaraan listrik.
Bentley belum mengungkap apakah mereka bekerja sama dengan pemasok eksternal untuk pengembangan seragam tersebut. Namun, perusahaan menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dengan menggunakan material ramah lingkungan serta metode produksi yang minim dampak terhadap lingkungan.