Tantang Sistem Tukar Baterai Nio, BYD Percepat Infrastruktur Pengisian EV

Dani M Dahwilani
Salah satu langkah menarik datang dari dua produsen EV, yakni BYD dan Nio, antara sistem pengisian daya cepat dan pertukaran baterai (swap). (Foto: BYD/Nio)

Untuk mempercepat ekspansi, BYD juga mengintegrasikan infrastruktur pengisian yang sudah ada melalui berbagai kemitraan. Pendekatan ini memungkinkan perluasan jaringan dengan biaya tambahan yang lebih rendah.

Perusahaan tersebut menargetkan pembangunan sekitar 20.000 stasiun pengisian cepat tingkat megawatt hingga akhir 2026. Pembangunan itu didukung konsep “stasiun di dalam stasiun”, yang membantu mengurangi kebutuhan peningkatan jaringan listrik secara besar-besaran.

Selain itu, BYD juga memperkenalkan teknologi baterai generasi terbaru bernama Blade Battery 2.0. Sistem ini diklaim mampu mengisi daya baterai dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu sekitar 5 menit dalam kondisi tertentu.

Teknologi tersebut disebut mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan listrik dengan pengisian super cepat.

Di sisi lain, pendekatan berbeda dikembangkan oleh Nio bersama CATL melalui jaringan pertukaran baterai. Sistem ini memungkinkan pengguna menukar baterai kosong dengan baterai penuh di stasiun khusus tanpa perlu menunggu proses pengisian.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
5 hari lalu

Nama Denza Berubah Jadi Danza, Begini Penjelasan BYD

11 hari lalu

Kei Car EV BYD Racco Keluar dari Jepang, Siap Gempur Pasar Mobil Listrik Rp200 Jutaan

12 hari lalu

Viral Kabel Charger BYD Bertegangan Tinggi Dipakai Ayunan Anak-Anak, Risiko Kerusakan Fatal

19 hari lalu

Geely Investasi di Nio, Siapkan Mobil Listrik Bisa Tukar Baterai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal