"Kami percaya bahwa masa depan industri Indonesia dibangun dari ruang-ruang belajar yang hari ini ditempati para siswa. Langkah ini mungkin terlihat sederhana, namun kami berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi di daerah masing-masing," kata Nandi, dalam keterangan persnya, Rabu (15/7/2026).
Diketahui, sebelum menjangkau Lombok, program pembinaan pendidikan vokasi TMMIN telah diterapkan di 29 SMK binaan yang tersebar di Pulau Jawa. Ekspansi ke Lombok menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas akses pendidikan vokasi berkualitas di berbagai daerah sehingga semakin banyak siswa memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri, TMMIN berharap dapat berkontribusi membangun ekosistem pendidikan vokasi Indonesia yang semakin kuat serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Mereka juga dapat pengetahuan mengenai mesin kendaraan terbaru.