"Ada yang langsung pakai arus DC, charge-nya cepat, tidak sampai satu jam sudah terisi 90 persen. Tapi harga converter-nya mahal, bisa ratusan juta," katanya.
Sekadar informasi, Proteksindo merupakan salah satu perusahaan yang membuat alat pengisian daya mobil listrik dalam berbagai bentuk dan bermacam ampere.
"Kami membuat charger bermacam-macam bentuk. Ada yang simpel, ada yang wall mounted, ada yang seperti SPBU dan yang free-standing," katanya.
Produk tempat pengisian listrik yang mereka tawarkan untuk saat ini diarahkan sesuai daya beli secara umum, yakni pengisian daya yang mengandalkan arus AC.
"Charging kita arus AC, saat diisikan ke mobil listrik, ada modul yang mengubahnya menjadi arus DC. Supaya pengisiannya lebih cepat, butuh arus yang besar. Saat ini sudah ada 32 dan 63 ampere," ujarnya.