Tertarik Buka Stasiun Pengisian Mobil Listrik, Ini Harganya

Riyandy Aristyo
Harga satu unit alat pengisian charger arus AC di kisaran Rp40 juta, sementara sistem charging DC mencapai ratusan juta rupiah. (Foto: Ilustrasi/Papperlaw)

"Ada yang langsung pakai arus DC, charge-nya cepat, tidak sampai satu jam sudah terisi 90 persen. Tapi harga converter-nya mahal, bisa ratusan juta," katanya.

Sekadar informasi, Proteksindo merupakan salah satu perusahaan yang membuat alat pengisian daya mobil listrik dalam berbagai bentuk dan bermacam ampere.

"Kami membuat charger bermacam-macam bentuk. Ada yang simpel, ada yang wall mounted, ada yang seperti SPBU dan yang free-standing," katanya.

Produk tempat pengisian listrik yang mereka tawarkan untuk saat ini diarahkan sesuai daya beli secara umum, yakni pengisian daya yang mengandalkan arus AC.

"Charging kita arus AC, saat diisikan ke mobil listrik, ada modul yang mengubahnya menjadi arus DC. Supaya pengisiannya lebih cepat, butuh arus yang besar. Saat ini sudah ada 32 dan 63 ampere," ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
1 hari lalu

Debut Dunia! Lepas E4 Resmi Dipamerkan di IIMS 2026, Ini Fotonya

Mobil
1 hari lalu

Debut di IIMS 2026, iCar Gaspol Buka Pesanan SUV Listrik V23

Mobil
2 hari lalu

Suzuki e-Vitara Meluncur di IIMS 2026, Sekali Cas Tembus 428 Km

Aksesoris
4 hari lalu

Populasi Mobil Listrik Naik, Thunder Kembangkan Aki EV di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal