Terungkap Ini yang Membuat Mobil Listrik China Lebih Murah, Disubsidi Pemerintah Rp3.480 Triliun

Muhamad Fadli Ramadan
Mobil listrik asal China dijual di pasar dunia dengan harga lebih murah dibandingkan merek-merek dari negara lain. (Foto: Reuters)

CSIS menyatakan perkiraan mereka "sangat konservatif" dan tidak memperhitungkan dukungan lain pemerintah. Ini termasuk insentif lokal, hadiah tanah, diskon listrik, dan subsidi pemasok.

Sebagai contoh, raksasa baterai CATL dilaporkan mendapat subsidi sebesar 809,2 juta dolar AS tahun lalu. Jumlah tersebut lebih dari sepuluh kali lipat apa yang mereka dapatkan pada 2018, dan hampir dua kali lipat dari yang mereka terima pada 2022.

Kondisi ini telah menimbulkan masalah karena China dilaporkan memiliki lebih dari 200 perusahaan kendaraan listrik, dan hanya sedikit yang menghasilkan keuntungan. Ada juga kelebihan pasokan kendaraan listrik akibat perang harga di dalam negeri, sehingga mereka ramai-ramaian ekspansi ke pasar global.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Mobil
16 jam lalu

Hadirkan Terobosan Teknologi Terbaru, BYD Dorong Kemajuan Pasar Otomotif Indonesia

All Sport
1 hari lalu

Formula E Season 12 Memanas di Jeddah E-Prix, Klasemen Ketat dan Live Streaming di VISION+

Mobil
5 hari lalu

Invasi Mobil China di IIMS 2026, Jepang Bertahan Andalkan Hybrid dan ICE

Mobil
5 hari lalu

Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia Meroket, Mobil Bensin Makin Tergerus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal