Tesla Diisukan Bangun Pabrik di Thailand dengan Investasi Rp76 Triliun, Mengapa Tidak di Indonesia?

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi pabrik mobil listrik Tesla. (FotoL Reuters)

Thailand merupakan pusat perakitan mobil terbesar keempat di Asia, yang telah menawarkan insentif kepada pembuat kendaraan listrik dan baterai, serta pemotongan pajak kepada pembeli kendaraan listrik lokal, agar tetap menjadi pusat otomotif regional.

Tetapi, belum bisa dipastikan apakah Tesla akan benar-benar berinvestasi di Thailand dan membangun pabrik di sana. Pasalnya, beberapa waktu lalu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan alasan Tesla tak kunjung berinvestasi di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Luhut dalam akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, pada Senin (15/8/2023). Melalui unggahan video, dia menyampaikan bahwa telah bertemu dengan Elon Musk selaku pendiri Tesla Inc di Amerika Serikat, belum lama ini.

Dalam pertemuan tersebut, Luhut memastikan kembali Tesla akan hadir di Indonesia yang sempat tertunda. Namun, Elon Musk menyampaikan bahwa penundaan itu bukan hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Elon Musk menyampaikan saat ini Tesla kelebihan produksi dan kondisi ekonomi yang kurang baik di berbagai negara. Ini membuatnya memutuskan untuk menunda investasi agar tidak mengalami kebangkrutan.

“Elon menyampaikan dia tidak mau seperti General Motors (GM) yang bangkrut karena over supply. Jadi, investasi dia di Meksiko di-hold dulu, tidak berproduksi, sampai mereka bisa memahami pasar ini,” kata Luhut dikutip dalam unggahan video tersebut.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
2 hari lalu

Mobil Listrik Tesla Roadster Bisa Terbang, Akselerasi 0-96 Km/Jam Hanya 0,81 Detik

3 hari lalu

Ratu Thailand Bikin Heboh Lagi, Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737-800 ke Jepang

4 hari lalu

Mobil Listrik Terbakar di Tebet Jaksel, 28 Personel Damkar Turun Tangan

5 hari lalu

BYD Bawa Teknologi Flash Charging ke Indonesia, Isi Baterai Cuma 5 Menit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal