Sempat menjadi rumor, Tesla akhirnya secara resmi mengumumkan produksi Cybertruck ditunda hingga 2022. (Foto: Carscoops)
Dani M Dahwilani

AUSTIN, iNews.id - Sempat menjadi rumor, pabrikan mobil listrik Amerika Serikat (AS), Tesla akhirnya secara resmi mengumumkan produksi Cybertruck ditunda hingga 2022. Ini disampaikan dalam laporan keuangan Tesla kuartal kedua (Q2) 2021. 

Mereka menyatakan produksi Cybertruck akan dimulai di Austin, Texas, Amerika Serikat, setelah Model Y. Namun, mereka tidak menentukan tanggalnya.   

Halaman online Cybertruck pun telah diperbarui memberikan catatan pelanggan dapat menyelesaikan pemesanan saat produksi mendekati 2022. 

Seperti diketahui, Tesla Cybertruck diperkenalkan ke publik pada November 2019. Atas penundaan ini berarti pelanggan akan menunggu lebih dari dua tahun sebelum menerima pickup listrik mereka.   

Namun, itu tidak seberapa dibandingkan dengan Tesla Semi dan Tesla Roadster generasi kedua. Dua kendaraan yang diluncurkan pada November 2017 hingga kini belum mencapai jalur produksi. 

Wakil Presiden Teknik Tesla, Lars Moravy mengatakan, Cybertruck saat ini masih dalam tahap alfa. Mobil tersebut akan berbagi suku cadang dengan Model Y. 

 “Ini membawa banyak paket struktural dan desain casting besar dari Model Y yang sedang dibangun di Berlin dan Austin,” katanya.   

“Jelas, itu lebih diprioritaskan daripada Cybertruck. Kami akan pindah ke fase beta Cybertruck akhir tahun ini. Kami akan mencari cara untuk meningkatkannya dalam produksi dan membawanya ke Texas setelah Model Y naik dan berjalan," ujar Moravy.


Editor : Dani M Dahwilani

BERITA TERKAIT