Tren Elektrifikasi Berkembang, Ini Tugas Utama AEML Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Ismet Humaedi
Ilustrasi station charging. (Foto: Istimewa)

Saat ini, ada 14 anggota AEML yang mewakili industri baterai, manufaktur KBLBB, infrastruktur pengisian dan penukaran baterai. Termasuk BUMN seperti Pertamina pun menjadi salah satu penggagas sekaligus anggotanya.

Sebagai informasi, Patrick juga menjelaskan saat ini Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) sudah mencapai 1.300 unit. Hampir semua SPKLU dan SPBKLU berada di Ibu Kota.

"Kalau SPKLU dan SPBKLU sudah ada di level 800-900 unit sebenarnya tidak usah khawatir. Bahkan saya yakin jumlah pom bensin yang ada di Jakarta itu tidak sampai 1.000," kata Patrick.

Saat ini KBLBB telah menjadi fokus baru dari berbagai instansi, salah satunya Kementerian BUMN. Melalui Pertamina dengan Sub Holdingnya Pertamina New and Renewable Energy terus mengkampanyekan dan melakukan berbagai upaya strategis dalam pengembangan battery pack dan fasilitas pendukung EV Ecosystem lainnya.

Pertamina memiliki SPBU lebih dari 7.400 SPBU, 6.100 Pertashop, dan 63.000 outlet LPG sehingga Pertamina siap berkolaborasi dengan pihak lain dari berbagai negara untuk mengembangkan dan mengoptimalkan infrastruktur yang dimiliki ini untuk mendukung EV ecosystem terwujud di Indonesia.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Prabowo Ingin Percepat Konversi 120 Juta Motor Bensin Jadi Listrik

Mobil
12 hari lalu

Hyundai Subscribe Percepat Adopsi Mobil Listrik di Indonesia

Mobil
21 hari lalu

Pabrik BYD di Subang Senilai Rp16 Triliun Siap Beroperasi

Mobil
22 hari lalu

Terungkap, Ada 91 Perusahaan Rakit Kendaraan Listrik di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal