VinFast Janji Tambah Investasi Rp16,6 Triliun, Begini Respons Pemerintah

Muhamad Fadli Ramadan
VinFast berjanji bakal menambah investasi sebesar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp16,6 triliunan (kurs Rp16.692/dolar AS). (Foto: Fadli Ramadan)

"Dan, tentu VinFast melihat domestic market Indonesia yang kuat bisa 1 juta otomotif dan electric vehicle baru kurang dari 100 ribu," ujarnya.

Selain itu, Airlangga juga melihat skema bisnis yang dilakukan oleh VinFast berbeda dengan pabrikan lain. Ini menjadi cara yang cukup efektif dalam meningkatkan penetrasi kendaraan listrik.

"Apalagi bisnis modelnya VinFast juga belum pernah dilakukan oleh yang lain. Di mana pembeli itu tidak beli baterai, tapi sewa baterai. Nah itu perubahan pola pikir," katanya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Kemenhub bakal Evaluasi Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat Imbas Kenaikan Harga Avtur

Megapolitan
2 hari lalu

Polda Metro Periksa Saksi dari PT VinFast terkait Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Hari Ini

Keuangan
2 hari lalu

MNC Asset Management dan Ayovest Resmi Kerja Sama Pemasaran Reksa Dana

Nasional
4 hari lalu

IKN Terima Investasi Rp1,15 triliun dari Perusahaan Korsel, bakal Bangun Apartemen dan Hotel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal