Viral Mobil Listrik Antre Berjam-jam di Stasiun Charging, Lebih Lama dari Isi Bensin

Dani M Dahwilani
Infrastruktur stasiun di AS kurang, pemilik mobil listrik terpaksa menunggu EV lain untuk mengisi daya hingga berjam-jam. (Foto: Facebook)

Jika ada tautan yang lemah dalam skema EV, itu adalah waktu pengisian dan ketersediaan stasiun. Bahkan, dengan pengisi daya cepat DC yang tersedia, Anda memerlukan setidaknya 30 menit untuk mendapatkan pengisian daya hingga sekitar 80 persen (kadang-kadang lebih sedikit) dari kapasitas baterai.   

Permintaan yang tinggi pada jaringan listrik juga berarti pengisi daya tidak dapat mengikuti standar, yang menyebabkan waktu pengisian lebih lama. 

Pemerintah AS berencana memasang 500.000 stasiun pengisian baru di seluruh wilayah dalam 5 tahun ke depan. Tapi, mayoritas akan menjadi pengisi daya Level 2 yang hanya dapat mengisi ulang sekitar 25 mil jangkauan per satu jam pengisian daya. 

Dampak infrastruktur EV yang tidak memadai sudah mulai terlihat. Sementara waktu semakin menipis bagi perusahaan mengejar ketertinggalan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Pengguna EV Naik saat Libur Nataru, Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak 479 Persen

Mobil
7 hari lalu

BYD Siapkan Sealion 06 EV Jarak Tempuh 710 Km, Apa Akan Diboyong ke Indonesia?

Mobil
10 hari lalu

China Perketat Aturan Mobil Listrik mulai 2026, Tak Ikut Regulasi Insentif Dihapus

Mobil
14 hari lalu

Insentif Mobil Listrik Dihentikan Tahun Depan, Begini Sikap Gaikindo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal