VW Berencana Ubah Pabrik Mobil di Jerman Jadi Tempat Produksi Peralatan Militer Israel

Dani M Dahwilani
Pabrik VW dikabarkan berpotensi beralih fungsi dari produksi mobil menjadi fasilitas pendukung sistem pertahanan udara. (Foto: Ilustrasi/VW)

JAKARTA, iNews.id – Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen (VW) tengah menghadapi perubahan besar dalam arah bisnisnya. Pabrik legendaris mereka di Osnabrück, Jerman, dikabarkan berpotensi beralih fungsi dari produksi mobil menjadi fasilitas pendukung sistem pertahanan udara, Air Dome.

Diketahui, pabrik tersebut memiliki sejarah panjang sebelum diakuisisi VW. Sebelumnya merupakan fasilitas milik Wilhelm Karmann yang dikenal lewat kolaborasi dengan berbagai merek besar, seperti BMW, Porsche, hingga VW sendiri.

Dilansir dari Carscoops, Sabtu (28/3/2026), saat ini fasilitas tersebut masih memproduksi model Volkswagen T-Roc Cabriolet. Namun, produksi mobil tersebut dijadwalkan berakhir pada 2027, sehingga sekitar 2.300 pekerja menghadapi risiko kehilangan pekerjaan.

Menurut laporan The Financial Times, VW sedang menjalin pembicaraan dengan perusahaan pertahanan Israel, Rafael Advanced Defence Systems, untuk mengonversi pabrik tersebut. Fasilitas ini nantinya diproyeksikan memproduksi komponen untuk sistem pertahanan udara Iron Dome.

Meski demikian, sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menyebutkan bahwa pabrik tidak akan memproduksi rudal. Fokus produksi lebih pada peralatan pendukung seperti platform peluncur, generator, serta truk berat yang digunakan dalam sistem pertahanan tersebut.

CEO VW, Oliver Blume, mengindikasikan penghentian produksi mobil di lokasi tersebut bisa terjadi lebih cepat dari jadwal. Dia juga mengonfirmasi bahwa kemitraan dengan perusahaan pertahanan menjadi salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Israel Kembali Serang Lebanon Selatan, 2 Jurnalis Tewas

Mobil
9 jam lalu

Merek Mobil Listrik Mewah BeyonCa Bangkrut, Ratusan Karyawan di China Menjerit Tak Digaji

Internasional
10 jam lalu

Breaking News: Kelompok Houthi Yaman Serang Israel

Internasional
21 jam lalu

Iran Ditipu Fasilitas Energi Nuklirnya Diserang: AS-Israel Akan Bayar dengan Harga Mahal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal