“Kalau yang sering dicuri itu motor Scoopy, BeAT, sama Vario, karena motor itu pengamanannya sangat mudah dijebol. Caranya cuma pakai kunci T, sama buka tutupnya. Itu doang udah bisa diambil, dibandingkan motor yang lain,” ujar pelaku.
Kapolsek Tambora Kompol Putra mengatakan pengakuan dari residivis curanmor ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Putra menegaskan kejahatan terjadi tidak hanya karena ada niat dari pelaku, tapi karena ada kesempatan dan kondisi lingkungan yang mendukung.
Pasalnya, bagi pelaku curanmor yang sudah terlatih, hanya butuh hitungan detik untuk melancarkan aksinya. Mengingat dalam beberapa tayangan CCTV, dalam 5 detik pelaku pencurian sudah berhasil membawa sepeda motor incarannya.
“Fitur keamanan motor dengan tutup lubang kunci tidak berguna karena sangat mudah dibuka dengan bantuan alat biasa berupa magnet yang dijual bebas,” kata Kompol Putra dalam siaran pers-nya.