Selain itu, Anda juga dapat melakukan pengecekan dengan memakai dipstick. Bagian ini memiliki fungsi untuk penutup lubang pengisian oli, dan juga dapat dipakai untuk melihat volume oli di dalam mesin.
Hal lain yang bisa Anda lihat melalui dipstik yakni tingkat kekentalan oli motor. Jika kondisi oli sudah memiliki warna hitam pekat dan terlihat sangat kental, maka tiba saatnya bagi motor Anda untuk berganti oli.
2. Packing Mesin Motor Sudah Tua
Faktor kedua yang menyebabkan oli mengalami kebocoran yakni terkait pengaruh dari packing mesin motor. Kebocoran oli bisa disebabkan dari packing mesin dari motor tersebut.
Packing mesin motor yang rusak dapat disebabkan oleh masa usia pakai. Selain itu, dapat juga disebabkan oleh kondisi motor yang sudah tua. Kedua hal tersebut pada akhirnya dapat menjadi penyebab oli motor bocor.
Melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi packing mesin dapat menjadi solusi untuk menjaga motor Anda. Dengan kondisi packing mesin yang baik, Anda dapat menjaga kondisi oli mesin agar tidak bocor.