7 Penyebab Motor Turun Mesin, Kebiasaan Buruk Ini Sering Diabaikan

Dani M Dahwilani
Banyak kasus turun mesin terjadi akibat akumulasi kebiasaan buruk yang dilakukan dalam jangka panjang. (Foto: Dani/iNews.id)

Akibatnya, gesekan antar komponen meningkat dan mempercepat keausan. Dalam kondisi yang lebih parah, piston dapat macet dan silinder mengalami goresan.

2. Jarang Melakukan Servis Berkala

Servis berkala tidak hanya mencakup penggantian oli, tetapi juga pemeriksaan berbagai komponen pendukung. Filter udara yang kotor, busi bermasalah, atau setelan klep yang tidak sesuai dapat menyebabkan pembakaran tidak sempurna.

Jika dibiarkan, kondisi tersebut memicu timbulnya kerak, meningkatkan suhu mesin, dan mempercepat keausan komponen internal.

3. Sering Menerjang Banjir (Hydrolock)

Melewati genangan air yang tinggi dapat menyebabkan air masuk ke ruang bakar. Kondisi ini dikenal sebagai hydrolock, yaitu saat piston tidak dapat bergerak karena air tidak bisa dikompresi.

Kerusakan yang ditimbulkan cukup serius, mulai dari piston rusak hingga komponen internal yang bengkok. Air yang masuk juga dapat mencemari oli dan menurunkan kemampuan pelumasannya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
19 jam lalu

Dominasi Pasar SUV Kompak, Penjualan Suzuki Fronx Tembus 14.000 Unit dalam Setahun

7 hari lalu

Tanda-Tanda Motor Harus Turun Mesin, Kenali Gejalanya agar Biaya Perbaikan Tak Bengkak

15 hari lalu

Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Intip Ubahan Eksteriornya

19 hari lalu

Cara Mengemudi Mobil Matik di Tanjakan dengan Aman, Perhatikan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal