Akselerasi Kendaraan Listrik, Ekosistem dan Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Dani M Dahwilani
Akselerasi kendaraan listrik, diperlukan sinergi antara produsen otomotif, lembaga pembiayaan, serta perusahaan fintech sebagai motor penggerak. (Foto: iNews Dok)

JAKARTA, iNews.id - Perkembangan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Namun, untuk mempercepat penetrasi di tengah masyarakat, penyediaan unit kendaraan saja tidak cukup. Diperlukan sinergi antara produsen otomotif, lembaga pembiayaan, serta perusahaan teknologi finansial (fintech) sebagai motor penggerak.

Kolaborasi strategis lintas sektor ini dinilai menjadi langkah krusial mengurai hambatan bagi konsumen kendaraan listrik. Mengintegrasikan sistem pembiayaan konvensional dan inovasi fintech, akses terhadap kepemilikan kendaraan listrik kini menjadi lebih inklusif dan mudah dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.

"Semakin mudahnya akses kepemilikan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat mobilitas modern yang lebih efisien dan berkelanjutan," ujar VP and GM Sales and Marketing Yadea Indonesia, Andy Luo dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Dia menuturkan melalui skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan berbasis digital, proses pengajuan hingga kepemilikan unit kini dapat dilakukan lebih cepat. 

Untuk memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan yang praktis mereka menjalin kemitraan dengan Adira Finance di Jakarta Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026. Tak hanya itu, Yadea juga bekerja sama dengan Kredivo dan Shopee PayLater sebagai alternatif pembiayaan digital.

"Kemudahan tersebut semakin menarik dengan ditingkatkannya program Yadea Green E-Mobility Fund (GEF). Program ini menjadi komitmen berkelanjutan dalam membantu masyarakat mengurangi biaya awal kepemilikan kendaraan listrik sekaligus mendorong adopsi mobilitas yang lebih ramah lingkungan," kata Andy Luo. 

Diketahui, selama PRJ 2026, Yadea memboyong seluruh line-up, antara lain Velax Series, Osta, GS70, RS20, GT20, OVA hingga kendaraan listrik roda tiga. Kombinasi antara program perusahaan dan fasilitas pembiayaan yang fleksibel diyakini dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat memiliki kendaraan listrik sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Baru Ada 4.892 SPKLU di Indonesia, Pemerintah Terus Dorong Pembangunan Infrastruktur EV

57 tahun lalu

Armada Kendaraan Listrik Grab Tembus 28.000 Unit, Target Tambah 3 Kali Lipat hingga Akhir Tahun

57 tahun lalu

Wapres Gibran Tunggangi Motor Listrik saat Kunjungan ke Agats Papua, Intip Spesifikasinya

57 tahun lalu

Insentif Motor Listrik Ditunda Sebulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal