Selain itu, jaringan layanan purnajual (after sales) juga diperluas dari 41 titik menjadi sekitar 120 titik di awal 2026.
Lebih jauh, Alva juga memperkenalkan skema kepemilikan baru bertajuk "Bebas dan Pas". Skema ini memisahkan harga unit dengan biaya baterai melalui sistem berlangganan.
Konsumen hanya perlu membayar biaya langganan baterai sebesar Rp125.000 per bulan. Menariknya, jika penggunaan di bawah 700 km per bulan, biaya pemakaian digratiskan (Rp0).
"Ini adalah sebuah terobosan baru, menjadi opsi kepemilikan motor listrik di Indonesia, dan juga sesuai dengan kebutuhan konsumen," kata Adit.
Adit lalu menjelaskan bahwa perusahaan menyediakan dua opsi pembelian bagi konsumen, yakni pembelian putus dengan hak milik baterai sepenuhnya atau pembelian unit dengan skema sewa baterai.