Berkembang Pesat, Populasi Motor Listrik di Indonesia Diklaim Hampir 70 Ribu Unit

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi motor listrik. (Foto: iNews.id)

“Data yang ada di Kementerian Perindustrian yang sudah mengajukan NIK sekitar 48 pabrik. Jadi, secara kuantitas trennya meningkat terus sampai dengan 2023,” ujar Budi.

Budi meyakini Indonesia mampu menjadi pusat industri dan pasar kendaraan listrik di Asia, berkat pesatnya pertumbuhan tersebut. Terlebih, sudah ada empat perusahaan yang sedang membangun pabrik baterai EV di Jakarta dan Semarang.

Produksi baterai secara lokal, maka nilai Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) motor listrik akan semakin besar. Hal tersebut akan membuat harga motor listrik lebih murah ketimbang yang ada saat ini.

“Dalam waktu dekat saat sekarang ini, kami mendengar ada empat company yang sedang membangun baterai electric vehicle (EV),” ucap Budi.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada 38 merek motor listrik yang sudah terkonfirmasi masuk dalam program subsidi Rp7 juta. Motor listrik Sterrato menjadi yang paling murah dengan harga Rp5,5 juta setelah mendapat potongan.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
6 hari lalu

Prabowo: Sebentar Lagi Kita Punya Motor Listrik Nasional, Launching Beberapa Minggu Ini

12 hari lalu

Mengintip Deretan Motor Listrik di PRJ 2026, Jadi Magnet Pengunjung

17 hari lalu

Ofero Luncurkan Motor Listrik Carria 1, Jarak Tempuh Tembus 130 Km

21 hari lalu

Kolonel Diduga Terlibat Kasus Motor Listrik BGN, Mabes TNI Buka Suara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal