JAKARTA, iNews.id – Ducati kembali mengguncang dunia otomotif dengan meluncurkan Superleggera V4 Centenario, motor jalan raya paling ekstrem yang pernah mereka kembangkan. Model ini hadir sebagai perayaan 100 tahun perjalanan pabrikan asal Borgo Panigale, Italia tersebut.
Sejak awal berdiri, Ducati dikenal dengan filosofi tanpa batas dalam menciptakan sepeda motor. Melalui Superleggera V4 Centenario, mereka kembali menegaskan ambisi menghadirkan motor impian tanpa kompromi, menggabungkan teknologi, performa, dan desain dalam satu paket ekstrem.
Motor ini diproduksi secara terbatas hanya 500 unit di seluruh dunia, dengan tambahan 100 unit edisi khusus Tricolore. Setiap unit hadir dengan nomor seri eksklusif, menjadikannya incaran kolektor global sekaligus simbol prestise di dunia roda dua.
Superleggera V4 Centenario dibangun dari basis superbike generasi ketujuh Ducati, namun dengan pendekatan yang jauh lebih radikal. Seluruh rangka menggunakan serat karbon, termasuk swingarm dan roda, menjadikannya salah satu motor produksi paling ringan dengan bobot hanya 173 kg, bahkan bisa turun menjadi 167 kg dengan paket balap.
Dari sisi performa, motor ini dibekali mesin Desmosedici Stradale R 1100 berkapasitas 1.103 cc. Tenaga yang dihasilkan mencapai 228 hp untuk versi jalan raya, dan melonjak hingga 247 hp dengan knalpot balap. Angka ini menjadikannya salah satu motor produksi paling bertenaga di dunia saat ini.
Tak hanya soal tenaga, sektor pengereman juga menjadi sorotan. Superleggera V4 Centenario menjadi motor pertama di dunia yang menggunakan cakram rem karbon-keramik legal jalan raya. Teknologi ini sebelumnya hanya digunakan di ajang balap seperti MotoGP.
Di bagian suspensi, Ducati menghadirkan garpu depan serat karbon pertama di dunia untuk motor jalan raya. Komponen ini dipadukan dengan teknologi Öhlins dan Brembo yang diadopsi langsung dari dunia balap, memberikan kestabilan dan presisi maksimal saat melaju di kecepatan tinggi.