Karakter tangguhnya diperkuat penggunaan velg dual-tone 21 inci, lampu bergaya heritage, roof rail struktural, serta ban serep berukuran penuh yang ditempatkan di bagian belakang.
Di sektor performa, iCAR V27 menggunakan mesin 1.5T Turbo Range Extender yang berfungsi sebagai pembangkit daya untuk baterai. Sistem tersebut memungkinkan mobil melaju hingga sekitar 200 kilometer dalam mode listrik murni, sementara jarak tempuh gabungan diklaim melebihi 1.200 kilometer dengan efisiensi termal mesin mencapai 45,79 persen.
SUV ini juga dibekali sistem Three-Motor True Electric All Wheel Drive (AWD) yang terdiri atas motor generator P1, motor depan P3, dan motor belakang P4. Kombinasi ketiganya menghasilkan tenaga hingga 335 kW atau setara 455 PS dengan torsi puncak 505 Nm.
Berkat konfigurasi tersebut, iCAR V27 mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 5,9 detik. Mobil ini juga menyediakan lebih dari sembilan mode berkendara, antara lain Eco, Comfort, Sport, Individual, All-Terrain, Slippery, Mud, Loose, dan Uneven untuk menyesuaikan berbagai kondisi jalan.
Marshall mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas iCAR secara global. Sebab itu, perusahaan berkomitmen menghadirkan produk elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Tanah Air.
"Indonesia merupakan salah satu pasar prioritas bagi iCAR secara global. Kami melihat potensi yang sangat besar untuk pertumbuhan kendaraan energi baru di sini. Oleh karena itu, kami akan terus menghadirkan produk-produk inovatif yang tidak hanya menawarkan teknologi terkini, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan, lebih fleksibel, dan lebih percaya diri bagi konsumen Indonesia," katanya.
Melalui peluncuran iCAR V27, iCAR kini memiliki dua pilihan teknologi elektrifikasi di Indonesia, yakni BEV melalui iCAR V23 dan REEV melalui iCAR V27. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pasar kendaraan energi baru di Indonesia.