Hindari pula menyiram air dingin langsung ke blok mesin yang sangat panas. Perubahan temperatur secara mendadak berisiko memengaruhi komponen mesin.
5. Periksa Reservoir Setelah Mesin Dingin
Setelah temperatur mesin sudah turun, periksa tabung reservoir coolant. Pastikan ketinggian cairan berada di antara batas minimum dan maksimum yang ditentukan.
Jika coolant berada di bawah batas minimum, tambahkan cairan pendingin sesuai rekomendasi pabrikan. Jika coolant sering berkurang, kondisi tersebut perlu diperiksa karena dapat menjadi tanda kebocoran pada sistem pendinginan.
6. Periksa Kondisi Radiator dan Selang
Setelah mesin dingin, pengendara dapat melakukan pemeriksaan visual pada radiator, selang, dan sambungan sistem pendinginan.
Perhatikan apakah terdapat rembesan atau kebocoran coolant. Jangan memaksakan perjalanan apabila ditemukan masalah pada sistem pendinginan yang berpotensi membuat mesin kembali overheat.