Menurut Thomas, IMOS tidak sekadar menjadi ajang pameran dan peluncuran produk, tetapi juga diharapkan mampu menjadi barometer industri sepeda motor nasional.
"Kami sangat berharap IMOS 2026 dapat menjadi barometer industri roda dua. Kami ingin membawa pameran ini bukan hanya sekadar event atau pameran, tetapi justru dapat memacu pertumbuhan pasar dan memberikan kontribusi maksimal terhadap pencapaian industri sepeda motor nasional," katanya.
Tahun ini, IMOS 2026 mengusung tema Riding Towards A Sustainable Future. Tema tersebut mencerminkan komitmen industri sepeda motor dalam menghadirkan solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.
Thomas mengatakan, pengunjung akan melihat beragam inovasi kendaraan roda dua, mulai dari sepeda motor listrik, motor dengan teknologi efisiensi bahan bakar, hingga kendaraan yang memanfaatkan energi alternatif.
Berbagai pilihan tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, baik di perkotaan maupun wilayah pedesaan.
Dia menambahkan, AISI bersama seluruh anggota dan peserta IMOS 2026 berkomitmen memperkuat ekosistem industri sepeda motor nasional. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan solusi mobilitas yang produktif dan efisien, sekaligus meningkatkan daya saing industri di pasar domestik maupun ekspor.
AISI juga optimistis penyelenggaraan IMOS 2026 dapat mendorong pertumbuhan penjualan sepeda motor serta memberikan efek berganda bagi berbagai sektor industri, mulai dari hulu hingga hilir.