Sudah Dapat Subsidi tapi Penjualan Motor Listrik Masih Melempem, Ini Masalahnya

Dani M Dahwilani
Meski tren penjualan sepeda motor listrik pada 2022 ke 2023 meningkat lebih dari tiga lipat, tapi penetrasinya ketinggalan dibandingkan mobil listrik. (Foto: Dok iNews.id)

Padahal, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan. Salah satunya dengan memberikan subsidi terhadap motor listrik produksi lokal. 

Meski tren penjualan sepeda motor listrik pada 2022 ke 2023 meningkat lebih dari tiga lipat, tapi penetrasinya masih ketinggalan bila dibandingkan mobil listrik. 

Pada 2023, penetrasi sepeda motor listrik di bawah 1 persen dari penjualan unit sepeda motor baru. Sementara penjualan mobil listrik sudah lebih dari 2 persen dari total penjualan mobil. 

Padahal, beberapa tahun lalu market punya ekspektasi penjualan sepeda motor listrik akan lebih tinggi dibanding mobil, tapi kenyataan justru sebaliknya.

Raditya Wibowo, salah satu CEO perusahaan sepeda motor listrik di Indonesia mengungkapkan, ini disebabkan motor listrik yang ada di pasaran belum bisa memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia memiliki kinerja, durability, dan keandalan yang baik. Intinya, belum ada sepeda motor listrik yang berkualitas.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
7 hari lalu

Garap Motor Listrik, Ini Langkah Honda Hadapi Banyak Merek Baru di Indonesia

12 hari lalu

Motor Listrik Fox R Terbakar, Hasil Investigasi Polytron Temukan Ini

16 hari lalu

Motor Listrk Yadea Ova Mini Mengaspal, Intip Spesifikasinya

25 hari lalu

Penjualan Motor Tembus 4,3 Juta Unit, AISI Gaspol Gelar IMOS 2026 November

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal