Tips Mengerem Motor yang Benar, Awas Jangan Sampai Blong

Muhamad Fadli Ramadan
Ilustrasi touring sepeda motor. (Foto: Ist)

“Ciri-ciri kampas rem yang sudah habis itu sebenarnya gak ada. Makanya saya sarankan untuk melakukan perawatan rutin. Jadi secara berkala itu dicek, kalau memang 20.000-30.000 km sudah tipis, itu bisa kita analisa,” ujarnya.

“Ada beberapa penyebab kampas rem tak bekerja optimal, apakah minyak remnya sudah kotor, kaliper piston sudah lemah. Memang agak susah, karena komponen rem itu tertutup,” ujar Rachmat.

Sementara untuk kendaraan yang terparkir dalam waktu lama, Rachmat menyarankan untuk melakukan perawatan pada kampas rem sebelum bepergian jauh. Pasalnya, dikhawatirkan ada debu atau pasir yang menumpuk sehingga menyebabkan kampas rem tak mencengkeram piringan dengan baik.

“Kalau untuk mobil tidak sering dipakai, kampas remnya cuma perlu dibersihkan saja dari debu-debu biar optimal lagi. Kalau soal umum kampas rem itu sendiri tidak ada, asalkan masih baik materialnya,” ucapnya.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi Ngaku Sadar Rem Blong sebelum Tabrakan Pemotor

57 tahun lalu

Truk Hantam Sejumlah Motor di Bekasi Diduga gegara Rem Blong, 1 Tewas

57 tahun lalu

Rem Motor Terasa Berbeda Setelah Perjalanan Jauh, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Perbedaan Rem ABS dan CBS pada Motor, Mana Lebih Aman untuk Harian?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal