JAKARTA, iNews.id - Hyundai Motor Company telah menandatangani kesepakatan membangun pabrik terbesar di ASEAN dengan pemerintah Indonesia. Lalu, bagaimana dengan strategi penjualan kendaraan mereka di Tanah Air?
Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), Hyundai akan mengambil pendekatan yang berpusat pada pelanggan. Kendaraan akan ditawarkan berdasarkan skema build-to-order (BTO), yang memungkinkan pelanggan memilih spesifikasi produk saat memesannya.
Pada saat produksi komersial di pabrik Kota Delta Mas, Bekasi, dimulai, Hyundai berencana mengimplementasikan saluran ritel online-offline-mobile terintegrasi baru, atau omni-channel, dengan beberapa perusahaan e-commerce lokal terbesar. Langkah ini untuk mengoptimalkan penjualan dan pengalaman pelanggan di Indonesia.
Hyundai juga berencana membangun jaringan dealer nasional sejak awal operasi. Pada tahap awal dibangun sekitar 100 dealer pada 2021, dan akan terus berkembang secara bertahap.
Hyundai menargetkan pelanggan usia muda yang akrab dengan layanan online. Perusahaan akan secara aktif mengeksplorasi dan mempertimbangkan berbagai pilihan spesifikasi berdasarkan layanan terhubung, seperti perintah suara, kontrol kendaraan, dan belanja dalam kendaraan.