Covid-19 Hampir 1 Juta, Serikat Pekerja Otomotif di AS Tolak Kembali Masuk Kerja

Dani M Dahwilani
Serikat pekerja otomatif AS (UAW) meragukan protokol kesehatan perusahaan dan tidak percaya pabrikan dapat menjamin pekerja tidak tertular Covid-19. (Foto: Carbuzz)

MICHIGAN, iNews.id - Di saat produsen mobil bersiap-siap memulai kembali produksi bulan depan setelah pabrik ditutup sementara akibat wabah virus corona (Covid-19), Serikat Pekerja Otomotif (United Auto Workers/UAW) Amerika Serikat (AS) menolak rencana tersebut. Apa alasan mereka?

Dilansir dari Carbuzz, Minggu (26/4/2020), Serikat pekerja meragukan jaminan kesehatan mereka. UAW tak percaya pabrikan dapat menjamin pekerja tidak tertular Covid-19.

Pernyataan ini disampaikan UAW sebagai keprihatinan mereka atas rencana Detroit Big Three, yakni Fiat Chrysler Automobiles, General Motors dan Ford yang akan kembali membuka pabrik pada Mei. Bahkan, FCA secara terbuka mengumumkan target perusahaan memulai kembali produksi pada 4 Mei nanti.

Namun, banyak negara bagian - termasuk Michigan, tempat tiga perusahaan otomotif besar di AS itu berada - meragukan protokol kesehatan perusahaan.

Untuk mencegah penularan corona, perusahaan mobil di AS akan menerapkan menjaga jarak aman antarpekerja, meningkatkan sanitasi, dan mengukur suhu karyawan di setiap jam kerja.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

7 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

22 hari lalu

BYD Akan Jadikan Pabrik di Subang Basis Produksi Dalam Negeri dan Ekspor

31 hari lalu

Robot Humanoid Mulai Gantikan Pekerja Pabrik, tapi Masih Kalah Cepat dari Manusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal