Kisah Pemilik PO Bus Doa Ibu, Berawal dari Guru SMA, Pengusaha Bus hingga Jadi Wali Kota

Raden Yusuf Nayamenggala
Doa Ibu memiliki sejumlah destinasi, seperti Jakarta, wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan otobus (PO) Bus Doa Ibu merupakan penyedia layanan transportasi darat yang melayani perjalanan antar kota dan antar provinsi (AKAP). Adapun agen utama Doa Ibu terletak di Bandung, Jawa Barat.

Doa Ibu memiliki sejumlah destinasi, seperti Jakarta, wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah. Fasilitas yang dimiliki Bus Doa Ibu pun cukup lengkap, tak heran bila bus ini cukup terkenal dikalangan para pelancong.

Adapun kelas yang disediakan yaitu mulai dari ekonomi dan ekonomi AC. Karena itu, harga tiket Bus Doa Ibu sangat terjangkau. Untuk armadanya, Doa Ibu memiliki beberapa merek, guna mendukung kenyamanan penumpang. Dari Scania hingga Mercedes-benz.

PO Bus Doa Ibu sendiri memiliki rute populer, seperti Purwakarta-Garut PP, Tasikmalaya-Garut PP, dan Tasikmalaya ke Cikarang. Lantas siapakah pemilik dari PO Bus Doa Ibu?

PO Bus Doa Ibu merupakan PO Bus yang berasal dari Tasikmalaya, Jawa Barat dan memiliki ratusan armada.

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, PO Bus Doa Ibu sudah banyak digunakan masyarakat. Karena, bus menjadi salah satu transportasi pilihan ketika ingin bepergian.

Kebanyakan PO Bus besar dimiliki oleh pejabat di Indonesia, seperti halnya pemilik Doa Ibu, yaitu Budi Budiman. Menariknya Budi Budiman mengawali karier sebagai guru di SMA Negeri 1 Tasikmalaya pada 1989 sampai 1995. Selain sebagai guru, Budi Budiman juga dikenal sebagai pengusaha angkutan kota (angkot) sejak 1990. 

Pada 1993, Budi Budiman ditunjuk sebagai direktur sebuah dealer mobil bernama Cakra Motor di bawah naungan PT Cakra Putra Parahiyangan. Semenjak Budi meninggalkan karier di bidang pendidikan dan memilih konsen di bidang angkutan umum, usahanya terus meroket.

Terjun ke dunia politik, Budi Budiman terpilih menjadi Wali Kota Tasikmalaya periode 2012-2017 dan 2017-2020. Budi digadang-gadang memiliki harta kekayaan hingga Rp24 miliar.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
Megapolitan
31 hari lalu

4.504 Penumpang Tinggalkan Jakarta Naik Bus dari Terminal Kampung Rambutan hingga H-3 Natal

Nasional
1 bulan lalu

Menhub Panggil Semua Operator Bus usai Tragedi Kecelakaan Maut di Tol Krapyak!

Megapolitan
1 bulan lalu

Pohon Beringin Tumbang di Kramat Jati Jaktim, Timpa Bus 

Mobil
1 bulan lalu

Kronologi Lengkap Sopir Bus Rosalia Indah Ugal-ugalan hingga Akhirnya Dipecat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal