Kisah Pemilik PO Bus Kramat Djati, Berawal dari Usaha Angkutan Ternak Menguasai Banyak Trayek

Tangguh Yudha
Didirikan sejak 1968, Kramat Djati semula hanya melayani satu trayek Bandung - Jakarta. (Foto: Instagram)

Arief Budiman dengan tangan dinginnya berhasil membuat perusahaan Kramat Djati semakin maju dan berkembang. Dia membuat beberapa perubahan selama perjalanannya.

Saat ini, Kramat Djati merupakan salah satu perusahaan yang masih bertahan di bidang industri transportasi. Mereka berkembang menjadi perusahaan transportasi paling maju telah mencapai 45 persen pasar nasional.

Kramat Djati sekarang di teruskan dan dikelola oleh tiga bersaudara keturunan Arief Budiman, yakni Nining Kartini, Agus Budiman, dan Munajad Budiman. Masing-masing dari mereka membawahi divisi berbeda-beda.

Nining Kartini, membawahi Kramat Djati grup Jakarta “selempang putih” dan Kramat Djati pelat “B”. Base-nya di Jakarta, tepatnya daerah Kramat Jati, Jakarta Timur. Sekarang sudah di pindah ke Jalan Arteri Pondok Indah.

Sementara Agus Budiman, membawahi Kramat Djati grup Bandung “selempang kuning” dan Pakar Utama Pariwisata. Pusatnya di Bandung. Munadjad Budiman membawahi Kramat Djati divisi pariwisata (tapi bukan Pakar Utama). Pusatnya juga di Bandung.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Ini Penjelasan Pramono soal Rencana Transjakarta Pakai Bus Hidrogen

1 bulan lalu

Driver Ojol Ditabrak Bus Kemhan di Jakpus, Berakhir Damai

1 bulan lalu

PLN Dorong Pemprov DKI Adopsi Bus Hidrogen untuk Armada Transjakarta 

3 bulan lalu

Jelang Armuzna, DPR Wanti-Wanti Penyaluran Makanan hingga Bus Jemaah Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal