Suzuki Klaim Penjualan Naik 100 Persen sejak Insentif PPn BM Berlaku 

Riyandy Aristyo
Sejak insentif PPn BM berlaku, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 4W mengklaim penjualan mobil naik 100 persen. (Foto: Dok/iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Sejak insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPn BM) berlaku, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 4W mengklaim penjualan mobil naik 100 persen. Namun, Suzuki tidak memberikan angka detailnya. 

"Sejauh ini permintaan mobil Suzuki naik 100 persen. Ini dari data yang kami pantau selama PPn BM berlangsung," kata Marketing Director PT SIS 4W, Donny Saputra, melalui keterangan pers kepada MPI, Rabu (17/3/2021). 

Suzuki memiliki dua model yang mendapatkan relaksasi PPn BM nol persen yakni Ertiga dan XL7. "Kami perkirakan kenaikan penjualan untuk kedua model itu sekitar 20 persen. Tetapi bisa saja terus berkembang," ujarnya. 

Seperti diketahui, keringanan PPnBM dilakukan dalam tiga tahap, yakni 100 persen PPn BM (Maret - Mei), tahap kedua diberikan 50 persen (Juni - Agustus) dan tahap ketiga 25 persen (September - November). 

Kementerian Perindustrian optimistis pelaksanaan kebijakan ini dapat berjalan baik, tepat sasaran, dan menguntungkan baik konsumen maupun sektor industri.  

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Niaga
20 jam lalu

Penjualan Mobil di Indonesia Februari 2026 Tembus 81.159 Unit, Ini 10 Brand Terlaris

Nasional
20 jam lalu

Penjualan Mobil di Indonesia Februari 2026 Meroket di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Faktornya

Mobil
19 jam lalu

Daftar 10 Mobil Terlaris Februari 2026: Suzuki Carry Pick-Up Bikin Kejutan Kalahkan Kendaraan Penumpang

Mobil
3 hari lalu

Pesanan Mobil Listrik J5 Tembus 15.000 Unit, Jaecoo Target 10.000 Unit Terkirim ke Konsumen Sebelum Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal