Sistem e-Power menawarkan penggerak motor listrik penuh, artinya roda sepenuhnya digerakkan motor listrik. Teknologi ini terdiri atas baterai bertenaga besar, powertrain yang terintegrasi dengan mesin, generator listrik, inverter dan motor listrik. Mesin bensin tidak terhubung ke roda hanya bertugas mengisi baterai jika diperlukan.
Sementara dalam sistem hybrid konvensional, roda digerakkan oleh mesin bensin dan motor listrik secara bergantian. e-Power sama dengan Battery Electric Vehicle (BEV), penggerak roda 100 persen berasal dari motor listrik bersumber dari baterai.
Menggunakan teknologi e-Power mobil jadi memiliki torsi lebih besar, instan serta meningkatkan respons berkendara, tapi tetap menghasilkan akselerasi yang halus. Teknologi ini juga menjadikan bahan bakar lebih efisien karena mesin bensin hanya bekerja saat mengisi baterai, serta menghemat waktu karena tidak perlu menunggu ketika pengisian daya baterai.
Adapun dalam pameran GIIAS 2023, Nissan memboyong deretan mobil andalannya, antara lain Nissan Kick e-Power, Xtrail e-Power, Magnite, Serena e-Power, Grand Livina, Nissan Leaf dan SUV Terra. Menariknya mereka juga menghadirkan konsep mobil balap listrik single seater Ariya.