"Segera dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan kembali jika ada kondisinya memburuk. Kami juga akan terus memantau kondisi mereka," kata Sahminan.
Sebelumnya, sebanyak 20 warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur harus menjalani perawatan akibat gas beracun dari sumur Alue Siwah (AS) 11 milik PT Medco EP Malaka. Para korban di rawat di sejumlah rumah sakit di Aceh Timur maupun Banda Aceh.
Mereka keracunan gas beracun yang berasal dari kegiatan flaring atau pembakaran gas Sumur AS-11 PT Medco EP Malaka, Jumat (9/4/2021) pagi.
Semenatara itu, sebanyak 302 warga desa itu terpaksa harus mengungsi ke Kantor Camat Banda Alam di Desa Panton Rayeuk M untuk menghindari keracunan gas.