8 Mahasiswa Aceh Tengah Cedera saat Demo Tolak Kenaikan BBM, Kapolres Minta Maaf

Antara
Mahasiswa di Aceh Tengah cedera saat melakukan demo tolak kenaikan harga BBM (Antara)

ACEH TENGAH, iNews.id - Delapan mahasiswa di Aceh Tengah, dilaporkan cedera saat melakukan demo menolak kenaikan harga BBM. Atas kejadian itu, Kapolres Aceh Tengah meminta maaf.

Demo para mahasiswa yang terjadi pada Senin (12/9/2022) diwarnai kericuhan. Mahasiswa bentrok dengan aparat keamanan sesaat setelah massa melakukan pembakaran ban di halaman Gedung DPRK.

Mereka menggelar aksi dan berorasi di halaman depan Gedung DPRK setempat dan akhirnya menggelar audiensi bersama Wakil Rakyat di Ruang Sidang Gedung Dewan.

"Delapan rekan kami mengalami cedera, sebagian sudah dibawa ke rumah sakit," kata Koordinator Aksi, Saparuda.

Dia menambahkan, cedera itu dialami karena para mahasiswa diduga dipukuloleh aparat kepolisian.

Rencananya, mahasiswa akan melaporkan dugaan pemukulan tersebut ke Polda Aceh dan Mabes Polri.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di DPRD Sultra Ricuh, Mahasiswa dan Petugas Saling Dorong

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Gedung DPRD Jabar Ricuh, Dipicu Lemparan Petasan ke Polisi

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa Amarah Brawijaya di DPRD Kota Malang Ricuh, Dipicu Bakar Bak

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Depan DPRD Surabaya Diwarnai Aksi Bakar Ban

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Flyover Makassar Memanas, Massa Bakar Ban hingga Sandera Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal