Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai, Kerajaan Islam Pertama di Tanah Air

Anissa Puspa Kirana
Peninggalan Kerajaan Samudera Pasai, Lonceng Cakra Donya (Foto: Antara)

Naskah Surat Sultan Zainal Abiddin

Surat ini ditulis oleh Sultan Zainal Abidin sebelum wafat pada tahun 1518 M atau 923 H. Isi surat tersebut dicatat oleh Kapitan Moran yang saat itu mewakili perwakilan Raja Portugal di India. Ditulis dalam bahasa Arab,  surat ini menjelaskan keadaan Kerajaan Samudera Pasai pada abad ke 16. 

Surat ini juga menggambarkan keadaan akhir Kerajaan Samudera Pasai setelah Portugis  menaklukkan kota Malaka pada tahun 1511 M. Surat ini juga menyebutkan nama-nama kerajaan atau negara yang berkerabat dekat dengan Kerajaan Samudera Pasai, seperti Negeri Mulaqat (Malaka) dan Fariyaman (Pariaman).

Makam Ratu Al Aqla

Ratu Al Aqla merupakan putri dari Sultan  Muhammad Malikul Dhahir yang Wafat pada tahun 1380 M. Makam ini berada di Gampong Meunje Tujoh kecamatan Matangkuli. Bentuk nisan makam sang ratu tertulis kaligrafi yang dibuat dalam Bahasa Arab dan Bahasa Kawi.

Itulah penjelaskan mengenai peninggalan Kerajaan Samudra Pasai. Keberadaan peninggalan kerajaan Samudera Pasai adalah kekayaan sejarah yang tak ternilai yang tetap harus dijaga dan dilestarikan.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran

57 tahun lalu

Dubes Belanda Temui Jokowi di Solo, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Kaleidoskop 2025: 10 Bencana Alam Paling Mematikan di Indonesia, Renggut Ribuan Jiwa

57 tahun lalu

Aceh Surati 2 Lembaga PBB, Minta Ikut Terlibat Pemulihan Pascabencana Banjir-Longsor

57 tahun lalu

Gelar Sholawat Kebangsaan, Menag: Indonesia Kuat karena Kerukunan Umat Terjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal