ACEH, iNews.id - Rasidah (60) tewas seketika setelah tertimpa beton saat bekerja di sebuah proyek pembangunan saluran Jalan Takengon-Isak. Pihak keluarga telah berada di Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Datu Beru Takengon, Kabupaten Aceh Tengah untuk menjemput jenazah korban.
"Korban Rasidah 50 tahun masuk rumah sakit sudah dalam kondisi meninggal dunia dan saat ini masih di ruang jenazah," kata Direktur RSUD Datu Beru Takengon dr Hardianis, di RSUD Datu Beru Takengon, Jumat (2/3/2018).
Sementara, korban lain Ahmadi (28) mengalami luka-luka dan patah tulang. Rencananya, korban akan segera menjalani operasi di RSUD Datu Beru Takengon. Namun, petugas rumah sakit masih melakukan pemeriksaan kondisi Ahmadi sebelum menjalani operasi.
"Korban selanjutnya Ahmadi 28 tahun saat ini dirawat di ruang instalasi gawat darurat (IGD). Korban mengalami luka-luka dan patah tulang kaki. Sore ini akan dilakukan operasi," ucapnya
Istri dan anak korban mengaku pasrah atas musibah yang terjadi. Sebelum insiden maut tersebut terjadi, Irwanda anak korban mengatakan, sempat mendengar suara retakan beton sebelum menimpa ayahnya.
"Awalnya bunyi krek kemudian tidak sampai lima menit baru jatuh (beton). (Rasidah) tidak bisa menghindar dan begitu tertimpa langsung tiada (meninggal)," ujar Irwanda.
Beruntung, kata dia, masih bisa melompat untuk menghindari reruntuhan beton. Menurutnya, ada tiga pekerja lain yang ikut tertimpa. "Tadi ada tiga orang yang sedang bekerja," katanya.