TKN: Hoaks Hapus Pelajaran Agama Cara Lawan Menutupi Kelemahan Mereka

Aditya Pratama
Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama).

Dalam video tersebut berdurasi 44 detik itu, seorang ibu yang bertamu mengajak pemilik rumah untuk mendukung pasangan calon nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kalau kita memilih Prabowo itu kan, kita pikirkan nasib agama kita. Anak-anak kita walaupun kita yang tidak menikmati. Tapi besok lima tahun, 10 tahun yang akan datang ini, apakah kita mau kalau pelajaran agama di sekolah dihapuskan oleh Jokowi bersama menteri-menterinya?" tuturnya.

Di negara sekuler seperti Inggris dan sejumlah negara Eropa Barat pun, pelajaran agama juga wajib di sekolah.

"Baik di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah (public schools) apalagi di sekolah yang diselenggarakan oleh gereja (faith based schools). Apalagi di Indonesia, negara bangsa yang dikenal sangat religius, mustahil pelajaran agama dianggap tidak penting, dan akan dihilangkan," kata dia.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi di Lampung: Saya Masih Seperti yang Dulu, Masih Orang Kampung

57 tahun lalu

Jokowi Kenakan Seragam PSI Mulai Safari Politik di Lampung, Disambut Ratusan Kader

57 tahun lalu

Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Teror Pocong di Jember, 3 Remaja Penyebar Hoaks Gunakan AI Ditangkap

57 tahun lalu

Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal