Apotek di Bangka Tempel Pengumuman Tidak Lagi Menjual Obat Sirop

Antara
Ilustrasi, pengumuman penghentian penjualan obat sirop. (Foto: Antara)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan surat pemberitahuan tersebut berlaku juga bagi tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan. 

“Untuk sementara diminta tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair atau sirop kepada anak balita sampai hasil penelusuran dan penelitian selesai,” kata dr Then Suyanti.

Hasil pengecekan di sejumlah apotek, kata dia, tidak ada lagi obat sirop yang dijual di apotek sebagaimana rekomendasi penarikan dari BPOM yakni Unibebi sirup, demam sirup dan demam drop.

"Pihak apotek diketahui juga sudah memisahkan obat sirop Termorex walaupun untuk Termorex kelompok "batch" tertentu," ujarnya.

Daftar produk yang telah dilakukan pengujian dan dinyatakan mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) melebihi ambang batas dan telah diumumkan 20 Oktober 2022 yakni, nama produk Unibebi Cough sirup, Unibebi Demam sirup dan Unibei Demam Drop, kegunaan untuk obat batuk.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal