Gubernur Erzaldi Soroti Kontribusi Minim PT Timah untuk Pembangunan Babel

Haryanto
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan. (Antara)

"Sekarang mau pilih apa. Mau pilih ikan atau timah? Kalau mau pilih timah, mau tidak PT Timah memberi makan para nelayan? Karena kalau timah diambil, laut tercemar," ucapnya. 

Permasalahan penting yang dialami oleh Babel saat ini bukan hanya persoalan legal-ilegal telah menjadi rutin. Namun IUP (Izin Usaha Produksi) PT Timah lah yang menurutnya terlalu banyak dan luas.

Dia meyakini PT Timah tidak bisa efektif melakukan pengawasan  terhadap wilayah IUP-nya. 

"Kalau soal legal-ilegal, hal itu dipicu karena terlalu banyaknya dan luasnya wilayah IUP PT Timah. Akan sulit mengawasi, padahal PT Timah juga berkewajiban dan harus mengawasi IUP-nya," katanya. 

Untuk itu Erzaldi meminta kepada BPK RI untuk menjadi penyambung lidah agar diturunkan sebuah regulasi yang dapat berpihak kepada Babel. Baik itu soal kewenangan, hingga royalti, yang seharusnya diterima lebih besar dari yang didapatkan saat ini, yang hanya pada kisaran 3 persen. 

"Saya juga menyayangkan, saya rasa hanya di Bangka Belitung menjadi satu-satunya daerah yang tidak punya sahamnya di BUMN. Segera optimalisasi nilai tambang timah sekarang," katanya

"Jangan lagi sampai monazite dan segala macam kandungan lainnya itu terus diselundupkan orang, karena itulah harta terakhir Bangka Belitung," katanyal lagi.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal