Polemik KIP, IJTI Babel: Kami Tidak Terlibat dalam Media Pro KIP di Matras dan Sinjay

Haryanto
Beredarnya screenshot yang menunjukkan pembagian fee/jatah bagi "media" dari hasil KIP di perairan Matras dan Sinar Jaya, Bangka. (Foto:Istimewa)

BANGKA, iNews.id - Beredarnya screenshot yang menunjukkan pembagian fee/jatah bagi "media" dari hasil produksi Kapal Isap Produksi (KIP) di perairan Matras dan Sinar Jaya, Sungailiat, Bangka, membuat gerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Bangka Belitung. Dalam screenshot tersebut, tertulis ada jatah bagi "media" sebesar Rp300 rupiah per kilogram dari hasil KIP di Sinar Jaya dan Rp100 rupiah dari hasil operasi di perairan Matras. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua IJTI Babel, Joko Setyawanto membantah keterlibatan anggotanya sebagai penerima dari pungutan liar tersebut. Ia berharap aparat penegak hukum dapat mengambil tindakan jika memang selebaran tangkapan layar tersebut benar. 

"Kami tidak tahu apakah selebaran itu benar atau tidak. Seandainya benar, maka yang terlibat di situ sebagai penerima aliran dana bisa saja dipidana. Sebab, dapat dikategorikan sebagai pungli. Pihak kepolisian juga tidak perlu ragu, karena perlindungan Undang-Undang Pers tidak bersifat melekat dan hanya melindungi jurnalis yang sedang menjalankan tugas peliputan," kata Joko, Jumat (11/12/2020). 

Menurut Joko, ada kode etik yang bersifat mengikat bagi setiap jurnalis baik secara individu ataupun institusi. Termasuk tidak menerima suap, apalagi menjadi semacam beking terhadap aktifitas pertambangan. 

"IJTI akan memberikan sanksi berat, termasuk memberikan rekomendasi agar jurnalis yang terlibat diberhentikan secara tidak hormat dari media tempatnya bekerja, seandainya ada yang terbukti menerima aliran dana jatah dari KIP. Selain itu, jika dibutuhkan IJTI juga siap menghadirkan ahli pers dari Dewan Pers untuk membantu pihak kepolisian mengungkap hal ini," ujarnya.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal