Cerita Asal Usul Selat Bali, Kisah Manik Angker dan Naga Besukih

Reza Yunanto
Asal usul Selat Bali. (Foto: YouTube Dongeng Kita)

Manik Angker memotong ekor Naga Besukih yang terdapat berlian itu lalu membawanya lari.

Naga Besukih sontak marah dan keluarlah api dari mulutnya.

Dia melihat jejak kaki Manik Angker dan menjilatnya dengan lidah apinya dan tiba-tiba tubuh Manik Angker lenyap menjadi abu.

Sidhimantra pun mengetahui anaknya telah meninggal. Dia menemui Naga Besukih.

"Anakmu bisa hidup kembali asalkan kau bisa memulihkan ekorku," kata Naga Besukih.

Sidhimantra pun memulihkan ekor Naga Besukih seperti semula.

"Sekarang kembalikan anakku," kata Sidhimantra kepada Naga Besukih.

Naga Besukih pun mengembalikan Manik Angker kepada Sidhimantra.

Setelah hidup kembali, Manik Angker pun meminta maaf kepada ayahnya. Namun Sidhimantra mengatakan kepada anaknya mereka tidak bisa hidup bersama lagi.

Sidhimantra membuat garis di tanah dengan tongkatnya. Garis itu memisahkan dirinya dengan Manik Angker.

Garis tersebut mengeluarkan air yang terus bertambah dan membentuk lautan yang memisahkan daratan yang diinjak Sidhimarta dan Manik Angker. 

Lautan itulah yang kini disebut Selat Bali yang memisahkan Pulau Jawa dan Bali.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, Abu Vulkanis Menyembur Setinggi 1 Km ke Langit

57 tahun lalu

9 Kampung Nelayan Baru di Pulau Jawa Rampung Dibangun, Ini Sebaran Lokasinya

57 tahun lalu

Hipotermia, Remaja Putri Pendaki Gunung Agung asal Tabanan Dievakuasi Tim SAR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal