Bali Atur Tarif Kamar Hotel Hindari Praktik Banting Harga

Antara
Wisata Bali (dok iNews.id)

DENPASAR, iNews.id – Pemprov Bali berencana mengatur batas bawah harga hotel di Bali untuk menghindari praktik banting harga saat sepi kunjungan wisatawan. Pengaturan itu berlaku bagi hotel melati maupun hotel berbintang.

"Persoalan banting harga kamar hotel dengan menawarkan paling murah itu telah merusak citra pariwisata dan bisnis menjadi tidak sehat," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali I Putu Astawa di Denpasar, Selasa (21/1/2020).

Astawa mengatakan, fenomena banting harga kamar hotel di Bali kerap terjadi di saat low season. Hal ini terjadi karena ada ketidakberimbangan jumlah wisatawan yang datang ke Bali dengan jumlah kamar hotel yang tersedia.

"Hal ini (banting harga kamar) kami tidak mau terjadi lagi," ujar Astawa.

Menurut Astawa, rincian batas bawah harga kamar hotel yang direncanakan itu, sebenarnya telah tercantum dalam rancangan Pergub tentang Penyelenggaraan Tata Kelola Pariwisata Bali.

Namun, setelah mendengar masukan dari sejumlah perwakilan asosiasi pariwisata, maka disepakati harganya tidak rigid dicantumkan dalam Pergub. Untuk batas bawah harga kamar hotel, diusulkan agar diatur dalam bentuk kesepakatan bersama antara pemerintah dan asosiasi pariwisata yang bisa ditinjau kembali tiap tahun.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

19 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

19 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

22 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

28 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal