Bawakan 4 Judul Berbeda, Sanggar Seni Bade Mas Pentas di Pagelaran Gamelan Inovatif 

Anindita Trinoviana
Sanggar Seni Bade Mas bawakan empat garapan dalam Pagelaran Gamelan Inovatif di Pesta Kesenian Bali ke-46. (Foto: dok Pemkab Badung)

Jadi, kenang kunang diartikan sebagai manusia unggul yang berada di tempat yang tepat untuk mendapatkan harkat martabatnya dan berguna dalam masyarakat atau lingkungannya.

“Kenang kunang di sini menceritakan bagaimana seseorang bisa memberikan rasa hormat kepada orang lain. Dari sanalah timbul garapan kenang kunang ini bagaimana menghormati seseorang,” ucapnya.

Keempat Garapan pemuda Badung tersebut tampil memukau di Panggung Ksirarnawa dan memberikan kesan baik terutama oleh Ketua Sanggar Bade Mas, Made Suanta.

“Semoga nanti ke depannya pemerintah tetap menyediakan ruang buat anak-anak muda untuk melestarikan dan berinovasi terhadap kesenian yang ada di Bali,” tutur Suanta.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bupati Bogor Serahkan Hibah Lahan kepada Paspampres untuk Pembangunan Rusun

57 tahun lalu

BRI Hadirkan Fitur Toggle Nabung Emas Otomatis di BRImo, Investasi Mulai dari Rp10 Ribu

57 tahun lalu

Perluas Akses Investasi Global, BRI Hadirkan Reksa Dana Berbasis Dolar AS di BRImo

57 tahun lalu

Perkuat Ekonomi Kepulauan, BI dan TNI AL Tutup Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Kotabaru

57 tahun lalu

Cinta Batik Semarang Kembangkan Batik Ramah Lingkungan bersama LinkUMKM BRI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal