Belasan Siswa SD Keracunan Susu Kedelai yang Dibagikan Sekolah

Nyoman Sudika
Para siswa dirawat di Puskesmas I Melaya karena pusing dan mual setelah minum susu kedelai di sekolahnya. (Foto: iNews/Nyoman Sudika)

JEMBRANA, iNews.id – Sebanyak 17 siswa di dua sekolah dasar negeri (SDN) di Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, keracunan susu, Jumat (13/4/2018). Mereka mengeluhkan mual dan pusing setelah mengonsumsi susu kedelai yang dibagikan pihak sekolah. Setelah menjalani perawatan di Puskesmas I Melaya, ke-17 siswa diperbolehkan pulang. Sementara kasus keracunan ini masih diselidiki Polres Jembrana.

Ke-17 siswa SD yang mengalami keracunan langsung dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) Puskesmas I Melaya. Ke-17 siswa, yakni 12 orang dari SDN 1 Melaya dan lima orang dari SDN 7 Melaya. Mereka menjalani perawatan di UGD setelah mengeluhkan pusing-pusing dan mual. Mereka diduga keracunan susu kedelai yang dibagikan pihak sekolah. Susu kedelai itu dibeli dari produsen susu lokal di Kecamatan Melaya. 

"Tadi minum susunya cuma setengah botol. Waktu minum susu masih biasa-biasa saja, setelah minum pusing dan mual-mual," kata Nanda, siswi kelas 3 SDN 7 Melaya di Puskesmas I Melaya.

Beruntung, kondisi ke-17 siswa yang mengalami keracunan tidak parah. Setelah menjalani perawatan, mereka diperbolehkan pulang. "Para siswa hanya mengeluhkan mual dan pusing. Ada beberapa orang tadi yang muntah. Tapi, mereka sudah boleh pulang karena kondisinya sudah membaik," kata Kepala Puskesmas I Melaya, Dokter Ni Komang Yulia Restu Ayuningsih.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Jembrana I Putu Eka Swarnama yang memantau kondisi para siswa keracunan mengatakan, hari ini, hampir semua sekolah dasar di Kecamatan Melaya membagikan susu kepada siswanya. Kegiatan ini merupakan Program Hidup Sehat dari instansi tersebut yang dilaksanakan di seluruh Kabupaten Jembarana.

Dinas Pendidikan mewajibkan setiap sekolah memberikan susu bagi siswanya setiap bulan. Pemberian susu gratis itu dianggarkan melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS) masing-masing sekolah. "Hari ini kebetulan di seluruh Kecamatan Melaya ada pembagian susu gratis bagi siswa SD. Kami sudah menyarankan sekolah mengambil susu yang diproduksi pada hari itu juga. Kami juga memperkenankan susu yang dibagikan diproduksi dari usaha rumah tangga," kata I Putu Eka Swarnama.

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Jembrana masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kandungan susu kedelai penyebab belasan siswa keracunan. Kasus ini juga sedang diselidiki Unit Reskrim Polres Jembrana.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
6 hari lalu

Korban Keracunan MBG di Cirebon Bertambah jadi 395 Siswa, Dirawat di 10 RS

8 hari lalu

Seratusan Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Keracunan Usai Santap MBG, Diduga dari Susu

8 hari lalu

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cirebon, DPRD Temukan Olahan Telur Puyuh dari Luar SPPG

8 hari lalu

Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cirebon, Dilarikan ke 4 Rumah Sakit

8 hari lalu

Buntut Ratusan Siswa di Cirebon Keracunan MBG, Operasional SPPG Kalijaga Lima Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal