Bupati Buleleng Ungkap Tak Mudah Meyakinkan Hotel Jadi Tempat Karantina Pekerja Migran

Antara
Pande Wismaya
Bupati Buleleng Bali Putu Agus Suradnyana. (Foto: Sindonews.com)

Dia menambahkan, secara bertahap Pemkab Buleleng akan menambah lagi jumlah hotel yang dijadikan tempat karantina dengan menyesuaikan jumlah pekerja migran yang datang.

Sebab hotel-hotel yang digunakan untuk karantina itu nantinya tidak diperkenankan menerima tamu lain.

"Biaya yang digunakan untuk menyewa hotel-hotel itu sangat murah, hal itu sebagai bagian dari bentuk partisipasi dan kepedulian PHRI Buleleng dalam menghadapi pendemi corona ini," katanya.

Sebelumnya, Pemkab Buleleng memindahkan 17 pekerja migran asal Buleleng yang dikarantina di gedung sekolah dasar (SD) di Kota Singaraja ke Hotel Aneka di kawasan wisata Lovina.

Pemindahan itu lantaran gedung SD tempat karantina dinilai tidak layak. Selain itu dari segi pengawasan juga dinilai tidak aman untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal