Dilanda Kepanikan, Warga Denpasar Buru Tabung Oksigen

Indira Arri
Terjadi kepanikan warga Denpasar, Bali membeli tabung oksigen medis. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Pembelian tabung oksigen di Denpasar, Bali meningkat di banding hari-hari biasa. Diduga terjadi kepanikan karena menipisnya stok tabung oksigen medis di beberapa daerah di Pulau Jawa.

"Sampai 200 set dalam 3-4 hari. Kalau normal paling-paling sehari belum tentu 2 set," ujar Andries Trikartono, distributor alat kesehatan Sanidata Grup di Denpasar, Selasa (6/7/2021).
 
Dia mengatakan, kepanikan itu terlihat sepekan terakhir. Banyak warga yang datang ke toko miliknya untuk membeli tabung oksigen ukuran 1 meter kubik seharga Rp1,5 juta. 

Sebagai distributor, dia pun berusaha menekan pembelian agar tak terjadi aksi borong dalam sehari.

"Kalau kita lepas terus, dua hari sudah habis," tuturnya.

Saat ini di toko miliknya hanya tersisa 8 tabung oksigen. Namun untuk isi ulang oksigen masih tersedia dengan harga Rp80.000.

"Kalau oksigennya kita sedia. Tapi kalau tabung sisa 8," ujarnya.

Menurutnya, kepanikan masyarakat membeli tabung oksigen tidak perlu terjadi. Sebab, rumah sakit-rumah sakit di Bali saat ini masih mampu menerima pasien dan memiliki pasokan oksigen yang cukup.

"Di Bali rumah sakit masih bisa terima pasien. Kalau mereka (warga) beli hanya untuk jaga-jaga, buat apa?" katanya.

Dia juga memastikan suplai oksigen di Bali masih mencukupi. Pasokan dari Samator di Pulau Jawa pun masih lancar.
 
"Suplai dari Samator masih oke, tidak ada masalah," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

7 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

10 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

12 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

12 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal