DPRD Badung Ingatkan Penyusunan RAPBD 2026 Harus Berdasarkan Kondisi di Lapangan

Rizqa Leony Putri
Anggota Komisi III DPRD Badung I Nyoman Satria. (Foto: dok DPRD Badung)

Satria pun menyoroti kebiasaan daerah yang terlalu ambisius dalam menargetkan pendapatan. “Obsesi kita terlalu tinggi melihat tren yang naik signifikan, sampai kita ‘keplok-keplok’ sendiri. Tapi kenyataannya, tiga tahun terakhir target PAD sering tidak tercapai. Karena itu, saya sarankan RAPBD 2026 ini dibangun dengan cermin realisasi 2025,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengingatkan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif agar penetapan APBD benar-benar bisa diimplementasikan tanpa tekanan atau revisi besar-besaran di tengah jalan.

“Kita duduk bersama, cari titik temu, supaya APBD yang disusun bisa berjalan damai, tenang, dan tepat sasaran,” ucapnya.

Baginya kunci kekuatan fiskal Badung bukan pada seberapa besar angka ditargetkan, tapi seberapa realistis dan efektif anggaran itu dijalankan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. 

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
1 hari lalu

Edukasi Keuangan Keluarga, Bupati Landak Ingatkan Emak-emak Waspada Pinjol Ilegal

2 hari lalu

Dewa 19 Meriahkan HUT ke-108 Kota Madiun, Plt Wali Kota: Bukti Kebersamaan Warga

2 hari lalu

Buka Turnamen Deras Cup 3, Bupati Landak Soroti Perbaikan Infrastruktur hingga Sportivitas Pemain

3 hari lalu

Soroti Tuntutan Digital di HKG 2026, Bupati Landak: Esensi PKK Itu Pemberdayaan Perempuan

3 hari lalu

Pemkot Madiun Optimalkan Terminal Manisrejo Jadi Ruang Multifungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal