Kesalahan itu baru diketahui pada Sabtu 4 September 2021 hendak dilakukan perbaikan. Namun Dinkes Kota Denpasar tidak bisa langsung mengoreksi karena data suda ditutup dari pusat.
"Sore itu langsung kita ubah. Tapi karena data pusat sudah close, jadi besok paginya," ujarnya.
Terkait kelalaian ini, Pemkot Denpasar juga telah berkoordinasi dengan Polresta Denpasar.
Diberitakan sebelumnya, Polresta Denpasar menyelidiki dugaan data fiktif Covid-19. Seorang pasien yang dinyatakan sembuh tertulis sebagai pasien meninggal.
Pasien tersebut diketahui sudah kembali ke rumahnya di Buleleng.