Kisah Cewek Rusia Terjebak di Bali, Berbagi Kamar dan Kurangi ke Kafe demi Berhemat

Chusna Mohammad
Natalie, warga negara Rusia yang terjebak di Bali tak bisa pulang akibat perang. (Foto: MNC/Chusna)

"Saya sangat terkejut ketika diberitahu bank bahwa kita tidak akan bisa menggunakan kartu untuk semua transaksi dan hanya diberi waktu lim jam untuk menarik uang di ATM," tuturnya. 

Untuk bertransaksi di Bali, Natalie kini cuma bisa membayar tunai dan melalui kripto. "Saya benar-benar harus berhemat," tuturnya. 

Dengan persediaan uang yang ada, dia kini harus behemat. Kurs mata uangnya ke dollar AS kini turun ekstrem. "Sekarang saya harus membayar lebih mahal untuk semua kebutuhan," ujarnya. 

Dia juga mengkhawatirkan keluarganya di Nizhny Novgorod, kota terbesar keempat di Rusia. Meski semua selamat, komunikasi dengan keluarganya terbatas. 

Berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter tidak bisa lagi digunakan akibat sanksi Barat. "Hanya bisa WhatsApp dan Telegram," ujarnya. 

Natalie kini mencoba beradaptasi untuk bisa bertahan di Bali. "Saya akan menghadapi kesulitan ini dengan kebaikan orang-orang di sini," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal