Kisah Cewek Rusia Terjebak di Bali, Berbagi Kamar dan Kurangi ke Kafe demi Berhemat

Chusna Mohammad
Natalie, warga negara Rusia yang terjebak di Bali tak bisa pulang akibat perang. (Foto: MNC/Chusna)

"Saya sangat terkejut ketika diberitahu bank bahwa kita tidak akan bisa menggunakan kartu untuk semua transaksi dan hanya diberi waktu lim jam untuk menarik uang di ATM," tuturnya. 

Untuk bertransaksi di Bali, Natalie kini cuma bisa membayar tunai dan melalui kripto. "Saya benar-benar harus berhemat," tuturnya. 

Dengan persediaan uang yang ada, dia kini harus behemat. Kurs mata uangnya ke dollar AS kini turun ekstrem. "Sekarang saya harus membayar lebih mahal untuk semua kebutuhan," ujarnya. 

Dia juga mengkhawatirkan keluarganya di Nizhny Novgorod, kota terbesar keempat di Rusia. Meski semua selamat, komunikasi dengan keluarganya terbatas. 

Berbagai media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter tidak bisa lagi digunakan akibat sanksi Barat. "Hanya bisa WhatsApp dan Telegram," ujarnya. 

Natalie kini mencoba beradaptasi untuk bisa bertahan di Bali. "Saya akan menghadapi kesulitan ini dengan kebaikan orang-orang di sini," tuturnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
3 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

14 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

27 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

28 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

31 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal