Prosesi Ngaben Penari Rangda yang Tewas di Bali, Warga Iringi Jenazah ke Pemakaman

Bagus Alit
Prosesi Ngaben jenazah Gede Nanda, penari Rangda yang tewas tertusuk keris di Bali, Minggu (7/2/2021). (Foto: iNews.id/Bagus Alit)

Keluarga almarhum mengaku telah ikhlas melepas kepergian korban dan berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

"Kami harapkan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Jangan sampai upakara yang sangat kita sucikan ternoda dengan kejadian seperti ini" kata Nyoman Suardana, kakek almarhum.

Sementara paman almarhum mengenangnya sebagai pemuda yang berbakat dalam seni. Namun dia menyayangkan almarhum harus pergi di usia muda dengan cara yang tragis.

"Dia memang berbakat, dari kecil sudah terlihat," ujar Made Setiawan.

Almarhum Gede Nanda tewas saat mengikuti prosesi keagamaan napak pertiwi, yakni ritual khusus untuk barong dan rangda di Pemecutan Kaja, Denpasar. Dia mengalami luka tusuk saat keris yang dibawa para pepatih menembus bagian dada. 

Nyawanya tak tertolong saat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
13 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

14 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

17 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

23 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

26 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal