“Kami belum bisa memastikan berapa ke dalaman lava di dalam kawah saat ini. Memantau ini perlu menggunakan pesawat tanpa awak (drone) untuk mengambil foto kawah. Tapi, kami tidak berani melakukan ini karena kepulan abu vulkanis sangat besar,” ujarnya.
Menurut hasil data, suhu kawah di atas puncak Gunung Agung mencapai 300 derajat celcius atau sudah sangat panas sekali. “Saat ini memang sudah tercium bau belerang. Namun untuk dihirup manusia belum masuk berbahaya,” ujarnya.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutpo Purwo Nugroho sebelumnya menyebutkan, aktivitas vulkanik Gunung Agung di Karangasem, Bali, terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan pemantauan terkini, asap warna putih dan kelabu kehitaman terus keluar dari kawah.
”Ada dua kolom abu yang berbeda menunjukkan ada dua lubang kawah. Asap putih berasal dari tembusan solfatara yang dominan uap air. Asap hitam dari lubang dominan magma dari bawah,” ujar Sutopo melalui akun Twitter, Selasa (28/11/2017).