Ritual Ekstrem Ngurek, Tradisi Masyarakat Bali yang Menegangkan 

Silfia Rahmah Harahap
Ritual Ngurek, tradisi ekstrem menusuk diri sendiri saat kerauhan. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id - Ritual ekstrem Ngurek salah satu tradisi yang dikenal masyarakat Bali. Ritual yang di beberapa daerah lebih dikenal dengan sebutan Ngunying ini adalah sebuah ritual menusuk diri sendiri menggunakan keris.

Tradisi ini telah dilakukan oleh masyarakat Bali sejak zaman dahulu. Uniknya, ritual ini dilakukan oleh seseorang dalam keadaan tidak sadar atau kerauhan, sehingga tidak menimbulkan rasa sakit.

Keris yang digunakan pada ritual ini adalah jenis keris yang tajam. Orang yang menusuk tubuhnya dengan keris pada ritual ini terpilih secara acak. Mereka akan menusuk bagian dada, perut, bahu, leher, kening atau alis.

Makna Ritual Ngurek

Ngurek berasal dari kata “urek” yang berarti melubangi atau menusuk yang diaplikasikan ke dalam sebuah ritual dengan cara menusuk diri sendiri dalam kondisi tidak sadar atau kerauhan. Benda yang digunakan untuk menusuk adalah keris, tombak atau alat lainnya.

Masyarakat Bali percaya bahwa ritual ini sangat erat hubungannya dengan ritual keagamaan yang dipercaya oleh mereka sebagai wujud nyata dari pengabdian kepada Sang Hyang Widhi Wasa. 

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Kuta Selatan Bali

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal